Obat Miom Alami

Herbal alami, aman dan tanpa efek samping

Penyebab Keputihan Pada Wanita

Penyebab Keputihan Pada Wanita

keputihan pada wanitaPenyebab Keputihan Pada Wanita,-Keputihan merupakan suatu hal yang wajar terjadi pada wanita yang sudah mengalami pubertas, dalam masa produktif , baik sebelum dan sesudah menstruasi, keputihan karena kehamilan. Selain itu, keputihan juga dapat dialami oleh wanita yang sudah dalam usia lanjut. Seiring bertambahnya usia seorang wanita, maka fungsi hormon semakin menurun, dan lapisan vagina yang sudah menipis seiring dengan bertambahnya usia.

Keputihan yang dialami wanita pada umumnya dapat menimbulkan rasa tidak nyaman terutama pada bagian intim wanita dengan adanya keputiham pH vagina menjadi lembab, basah, bau, dan berlendir. Keputihan dapat disebabkan oleh kelenjar didalam rahim dan vagina yang membawa keluar sel-sel mati dan bakteri yang keluar berupa lendir keputihan yang memiliki variatif cairan / lendir keputihan. Keluarnya lendir / cairan keputihan sebenarnya dapat membantu vagina tetap dan mencegah infeksi di saluran organ kewanitaan. Namun jika lendir yang keluar dengan berlebihan tentu saja sangat menggangu baik secara hubungan seksual dengan pasangan atau dalam keseharian pun sangat mengganggu.

Penyebab Keputihan Pada Wanita

1.Kebersihan vagina kurang terjaga

Daerah vagina harus selalu dalam keadaan bersih, jika tidak  maka akan menghadirkan masalah-masalah berkaitan dengan kesehatan seperti keputihan. Oleh sebab itu, biasakan diri untuk membersihkan vagina setelah buang air kecil dan buang air besar dengan air bersih.

2.Stres

Otak adalah reseptor (ujung syaraf yang peka terhadap rangsangan yang diberikan oleh kelima panca indera penerima) tubuh. Jika terjadi gangguan pada otak, misalnya stres maka terjadi perubahan  dan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh yang dapat memicu terjadinya keputihan.

3.Penggunaan obat-obatan

Ada beberapa jenis obat dapat menyebabkan keputihan. Misalnya penggunaan pil KB dapat mempengaruhi keseimbangan hormonal, sehingga terganggu dan menimbulkan keputihan. Begitu pula dengan penggunaan obat antibiotik jangka panjang.

4.Atrofi vagina

Vaginitis atrofi adalah penipisan dinding vagina yang lebih sering terjadi ketika menopause akibat menurunnya kadar estrogen. Selain itu, wanita dengan atrofi vagina lebih besar berpotensi terhadap infeksi vagina kronis dan masalah fungsi kemih. Hal ini mengakibatkan hubungan seksual jadi menyakitkan. Keputihan yang terkait dengan kondisi ini jenis keputihan normal yang disertai rasa gatal, iritasi dan berbau.

5.Uretritis

Uretritis adalah pembengkakan dan iritasi yang terjadi pada saluran uretra, tempat dimana urin keluar dari tubuh. Gejala Uretritis meliputi keputihan, sering buang air kecil dan sebagainya.

6.Gonore dan Klamidia

Kedua penyakit ini sama-sama menimbulkan keputihan atau iritasi vagina tidak normal. Keputihan yang terjadi karena penyakit ini ditandai dengan warna kuning dan hijau, vagina terasa terbakar, sakit pada saat berkemih, dan terjadi pendarahan abnormal pada vagina.

7.panggul

Penyakit radang panggul atau PID (Pelvic Inflammatory Disease) infeksi organ reproduksi wanita yang disebabkan oleh infeksi bakteri penyebab penyakit menural seksual seperti gonore dan klamidia. Gejala yang sering ditunjukan bila penyakit ini menginfeksi seseorang adalah demam, sakit perut bagian bawah, dan keputihan.

8.Kanker endometrium

Kanker endometrium sendiri adalah tumor ganas atau tumor yang tumbuh di luar rahim. Penyakit ini biasanya dialami wanita berusia lebih dari 50 tahun. Gejala kanker endometrium diantaranya terasa sakit ketika menstruasi, sakit perut bagian bawah (bertambah parah ketika melakukan hubungan seksual), kesulitan BAB, diare, kencing berdarah, nyeri saat berkemih, dan keputihan dengan cairan becampur darah.

9.Kehamilan

Ketika hamil, akan terjadi perubahan hormononal yang dapat menimbulkan beberapa reaksi tubuh seperti keputihan.  Wanita hamil tidak bisa menghindari kondisi ini, karena  wanita hamil akan rentan terhadap cairan vagina selama kehamilan.

10.Diabetes selama kehamilan

Diabetes kerap kali menghampiri ibu hamil dan mempengaruhi kondisi   janin yang berada didalam rahim.  Salah satau risiko  yang mungkin akibat diabetes selama kehamilan adalah keputihan yang terjadi akibat vagina terinfeksi jamur secara berulang.

11.Infeksi Mikroorganisme

Keputihan juga disebabkan infeksi mikroorganisme seperti jamur candidas atau monilia, parasit trichomonas vaginalis, bakteri gardnella, human papilloma virus (HPV) atau kanker serviks, dan vulvovaginitis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *