Jenis-Jenis Gangguan Kesehatan Reproduksi Wanita

Jenis-Jenis Gangguan Kesehatan Reproduksi Wanita Sistem reproduksi wanita sangat penting. Organ reproduksi yang tidak sehat dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Gangguan kesehatan reproduksi wanita dapat berakibat fatal, yaitu sulit memiliki keturunan. Berbagai gangguan yang mengancam kesehatan reproduksi wanita dapat disebabkan pola makan yang tidak sehat, perilaku dan kebiasaan yang buruk. Gangguan reproduksi bisa berawal dari […]

Jenis-Jenis Gangguan Kesehatan Reproduksi Wanita

Sistem reproduksi wanita sangat penting. Organ reproduksi yang tidak sehat dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Gangguan kesehatan reproduksi wanita dapat berakibat fatal, yaitu sulit memiliki keturunan. Berbagai gangguan yang mengancam kesehatan reproduksi wanita dapat disebabkan pola makan yang tidak sehat, perilaku dan kebiasaan yang buruk. Gangguan reproduksi bisa berawal dari infeksi bagian luar hingga ke bagian dalam atau karena kebiasaan yang kurang sehat menjadikan masalah yang membuat sistem reproduksi menjadi terganggu. Untuk itu, pada kesempatan ini, kami akan memberikan informasi tentang jenis-jenis gangguan reproduksi pada wanita.

Jenis-Jenis Gangguan Kesehatan Reproduksi Wanita

1).Siklus mentruasi tidak teratur

Gangguan pada siklus menstruasi disebut dengan istilah amenore primer dan skunder. Pada kasus amenore primer adalah mentruasi yang belum terjadi walaupun sudah mencapai usia mengalami siklus menstruasi. Sedangkan pada kasus amenore skunder adalah wanita yang sudah pernah mengalami menstruasi namun terhenti hingga periode 3-6 bulan.

2).Gangguan endometriosis

Gangguan endometriosis akan mengakibatkan rasa nyeri pada bagian pinggang , rasa nyeri pada bagian perut dan rasa nyeri saat menstruasi. Hal ini disebabkan karena jaringan endometriosis yang berada di luar jalur sebenarnya atau lebih tepatnya berada pada ovarium pada wanita.

3).Infeksi vagina

Infeksi pada bagian vagina akan memberikan dampak negatif pada kesehatan reproduksi. Infeksi ini akan menyebabkan terjadinya keputihan yang mengeluarkan bau tak sedap dan disertai dengan rasa gatal. Jika infeksi ini tidak diatasi dengan serius, ditakutkan pada dampak infeksi yang lebih dalam lagi.

4).Infertilisasi pada sistem reproduksi

Dampak buruk dari infertilisasi adalah kemandulan dimana sistem reproduksi wanita tidak mengalami masa subur sehingga tidak bisa mengalami pembuahan. Ini adalah salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sangat memprihatinkan apabila tidak ditangani dengan tepat.   Infertilisasi pada sistem reproduksi bisa disebabkan pola makan yang tidak baik, atau manajemen stress yang buruk.

5).Gangguan condiloma accuminata

Gangguan ini karena adanya virus human papiloma yang berdampak pada munculnya daging seperti kutil yang akan semakin besar dan akhirnya menjadi alasan pertumbuhan kanker pada mulut rahim atau kanker serviks.

6).Gangguan mola hidalidosa

Mola hidalidosa atau hamil anggur adalah suatu kondisi dimana seorang wanita mengalami gejala seperti hamil namun tidak  ditemukan pertumbuhan janin dalam rahim. Yang ada gelembung-gelembung atau mola darah yang mengalami pembekuan. Wanita yang mengalami hamil anggur harus segera diambil tindakan untuk membersihkan gelembung atau mola tersebut agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan seperti pendarahan yang berujung pada kematian.

7).Kanker pada sistem reproduksi

Kanker rahim, kanker serviks, dan kanker yang menyerang pada sistem reproduksi merupakan gangguan kesehatan reproduksi yang harus disadari sejak dini. Belum tahu apa penyebabnya namun yang jelas adanya virus menjadi penyebab serangan penyakit ini. Pertumbuhan sel yang tidak wajar pada bagian serviks menjadi akar pertumbuhan kanker yang mematikan.

Sumber : (caraperempuan.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *