Gangguan Menstruasi Pada Wanita

Gangguan Menstruasi Pada Wanita Menstruasi atau disebut juga dengan haid adalah suatu proses pembersihan rahim terhadap pembuluh darah, kelenjar-kelenjar dan sel-sel yang tidak terpakai karena tidak adanya pembuahan atau kehamilan. Setiap wanita sehat yang tidak sedang hamil dan tidak menopause akan mendapatkan haid atau menstruasi. Wanita mendapatkan mentruasi pertama pada umur 11-15 tahun. Gangguan yang […]

Gangguan Menstruasi Pada Wanita

gangguan menstruasi

Menstruasi atau disebut juga dengan haid adalah suatu proses pembersihan rahim terhadap pembuluh darah, kelenjar-kelenjar dan sel-sel yang tidak terpakai karena tidak adanya pembuahan atau kehamilan. Setiap wanita sehat yang tidak sedang hamil dan tidak menopause akan mendapatkan haid atau menstruasi. Wanita mendapatkan mentruasi pertama pada umur 11-15 tahun.

Gangguan yang biasa dialami wanita tentang seputar menstruasi diantaranya nyeri menstruasi dari gejala yang ringan sampai yang berat dan ini merupakan masalah terutama bagia wanita yang bekerja dapat menyebabkan aktivitas berkurang. Selain itu gangguan yang lainnya adalah menstruasi tidak teratur atau terlambat datang menstruasi, darah haid terlalu banyak dan waktu menstruasi terlalu lama.

Gangguan Menstruasi Pada Wanita

1.Terasa nyeri saat menstruasi (Dysmenorrhea)

Terasa nyeri saat menstruasi merupakan keluhan ginekologi yang paling umum dan banyak dialami wanita. Penyebab nyeri saat menstruasi tidak diketahui secara pasti , namun ada beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu ketidakseimbangan hormon dan faktor psikologis. Rasa nyeri tersebut dapat merupakan gangguan primer atau merupakan gangguan sekunder dari berbagai jenis penyakit.

Nyeri menstruasi yang disebabkan oleh gangguan primer cukup sering terjadi, biasanya timbul setelah dimulainya menstruasi pertama dan sering hilang setelah hamil atau dengan meningkatnya umur wanita. Sedangkan nyeri saat menstruasi yang disebabkan oleh gangguan sekunder biasanya terjadi apda wanita yang lebih tua yang sebelumnya tidak mengalami nyeri. Biasanya rasa nyeri tersebut berhubungan dengan gangguan ginekologis seperti endometriosis, penyempitan serviks, malposisi uterus, penyakit radang panggul, dan tumor dari rongga panggul.

Gejala-Gejala nyeri saat mentruasi yaitu rasa sakit datang secara tidak teratur, tajam dan kram dibawah perut yang biasanya menyebar ke bagian belakang, terus ke kaki, pangkal paha dan vulva (bagian luar alat kelamin wanita).

Olahraga ringan seperti senam, jalan kaki, atau bersepeda yang dilakukan sebelum dan selama menatruasi dapat membuat aliran darah pada otot sekitar rahim menjadi lancar, sehingga rasa nyeri dapat teratasi atau bahkan berkurang.

2.Menstruasi tidak teratur dan tidak lancar

Lama dan volume menstruasi pada setiap wanita berbeda-beda. Dalam keadaan normal lama menstruasi berkisar antara 3-7 hari dan rata-rata berulang setiap 28-35 hari, akan tetapi karena sesuatu hal seperti stress, depresi, kecemasan, ketidakseimbangan hormon, kelainan dalam ovulasi, penambahan berat badan secara mendadak, adanya kista di ovarium ataupun gangguan leher rahim yang tersumbat, serta sirkulasi darah tidak lancar dapat juga mengganggu datangnya haid / menstruasi sehingga menstruasi menjadi terlambat, tidak teratur dan tidak lancar. Apabila mestruasi normal tidak juga datangĀ  setelah 3 atau 4 bulan dan bukan disebabkan karena kehamilan atau menopause, sebaiknya dikonsultasikan ke dokter.

3.Perdarahan menstruasi yang berlebihan (Menorrhagia)

Mennorhagia meruapakan menstruasi dengan pendarahan yang berlebihan atau lebih banyak dari biasa atau dengan masa menstruasi yang abnormal lamanya. Hal ini mungkin ada hubungannya dengan gangguan pada uterus, misalnya fibroid, peradangan pada uterus atau ovarium atau gangguan hormon. Menstruasi yang normal umumnya berlangsung sekitar 3-7 hari, dengan sekitar 35 ml darah berlebihan dapat menimbulkan anemia.

Tips Mengatasi Dan Mencegah Gangguan Menstruasi Pada wanita

1.Hindari aktivitas fisik yang berat

Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses siklus menstruasi. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis karena adanya aktifitas yang berta, maka menstruasi tidak datang apda waktunya. Dan ketika siklus menstruasi tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi datang mengancam. Untuk itu hindarilah kelelahan yang berlebihan.

2.Hindari stress

Diatas batang otak manusia, terdapat satu strukutur yang disebut hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui kelenjar hipofisis atau pituitasi. Hipotalamus mengatur berabagi tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita yaitu estrogen dan progesteron.

Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stress, maka produksi esterogen dan progesteron akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur.

Sama dengan stamina, ambang stress setiap orang juga berbeda-beda tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki setamina yang baik sehingga tidak mudah terserang stres.

3.Asupan gizi

Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan. Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran siklus menstruasi yang ada.

Mulailah menjaga pola makan yang sehat dan tentunya berkualitas. Mulailah mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahanĀ  segar, sayu-sayuran, gandum dan tinggalkan junk food dan makanan berlemak. Hindarilah minuman bersoda, minuman keras apalagi rokok.

Sumber : ( www.balipost.co.id dan www.klikdokter.com )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *