Dampak Buruk Mengkonsumsi Gula Berlebih

Dampak Buruk Mengkonsumsi Gula Berlebih,- Meski sudah mengetahui gula tidak baik untuk kesehatan, kebanyakan orang tidak menganggap gula berbahaya. Gula dianggap tidak seburuk lemak jenuh, garam, atau kalori. Mungkin ini yang menyebabkan sulitnya mengurangi konsumsi gula. Padahal dibalik manisnya gula, ternyata terkandung bahaya yang tidak boleh dianggap remeh. Dampak Buruk Mengkonsumsi Gula Berlebih 1.Diabetes Hormon […]

Dampak Buruk Mengkonsumsi Gula Berlebih,- Meski sudah mengetahui gula tidak baik untuk kesehatan, kebanyakan orang tidak menganggap gula berbahaya. Gula dianggap tidak seburuk lemak jenuh, garam, atau kalori. Mungkin ini yang menyebabkan sulitnya mengurangi konsumsi gula. Padahal dibalik manisnya gula, ternyata terkandung bahaya yang tidak boleh dianggap remeh.

Dampak Buruk Mengkonsumsi Gula Berlebih

1.Diabetes

Hormon insulin membawa glukosa ke seluruh sel, dimana ia berfungsi untuk membuat energi. Penderita diabetes gula mungkin memiliki kekurangan insulin atau tidak bisa memanfaatkannya seperti seharusnya. Ini menandakan bahwa jumlah kelebihan glukosa dalam darah membawa gejala diabetes gula.

2.Obesitas

Dampak buruk yang diebabkan dengan mengkonsumsi gula berlebih adalah obesitas. Mengkonsumsi gula berlebih akan membuat tubuh mengalami resistensi leptin (hormon pengatur berat badan), sehingga sistem kerja leptin yang bertugas sebagai penanda jika asupan makan yang yang dibutuhkan oleh tubuh sudah terpenuhi akan terganggu. Hasilnya tanpa anda sadari akan terus merasakan lapar, sehingga andapun akan gemar makan yang berujung pada obesitas atau kegemukan.

3.Penyakit jantung

Dampak buruk mengkonsumsi gula berlebih adalah dapat memicu penyakit jantung, sebab molekul glukosa metabolit glukosa 6-fosfat (G6P) pada gula dapat membuat perubahan pada protein jantung. Bila hal tersebut berlangsung cukup lama, maka akan menyebabkan gagal jantung yang berujung pada kematian.

4.Kerusakan hati

Tidak banyak orang yang tahu, bahwa gula sebenarnya juga memiliki glukosa dan fruktosa yang bersifat toksik pada hati. Sehingga dengan mengkonsumsi gula berlebih kita sudah merusak hati kita. Apabila hal tersebut terjadi karena metabolisme etanol yang terjadi di organ tubuh tersebut, sama halnya dengan kerusakan yang terjadi akibat mengkonsumsi minuman beralkohol.

5.Merusak gigi

Tanda-tanda pertama asupan gula berlebih, terutama dikalangan anak-anak adalah memburuknya kesehatan gigi. Peningkatan asupan gula mudah menyebabkan infeksi akibat tartar. Saat anda makan gula, karbohidrat dan protein melengket dan membentuk perangkap bakteri pada gigi. Bakteri menggunakan fruktosa untuk membuat asam laktat, yang menipiskan enamel gigi sehingga mudah menyebabkan gigi berlubang.

6.Kulit tidak sehat

Gula mengandung kadar keasaman yang tinggi dan sifatnya bisa memicu inflamasi. Karena gula membuat kadar gula dalam darah meningkat dna menyebabkan pembengkakan. Inflamasi bukan hanya membuat kulit mengalami pembengkakan tapi juga menimbulkan keriput.

7.Menekan sistem kekebalan tubuh

Kelebihan gula dapat merusak sistem kekebalan tubuh seseorang. Tanpa sistem kekebalan tubuh yang tepat seseorang akan menjadi lemah oleh serangan dari banyak penyakit. Sistem kekebalan aktif memerangi dan mengalahkan penyakit.

Jika sistem kekebalan tubuh menjadi rusak atau lemah , maka banyak penyakit serius pasti akan menyerang tubuh. Dengan cara ini gula yang berlebihan dalam darah dapat menekan sistem kekebalan tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *